MADU- Memang Obat yang Istimewa
Bagaimana tidak istimewa. Bila obat-obatan lain harus melalui
percobaan atau penelitian untuk mengetahui khasiatnya, maka tidak demikian
dengan madu. Khasiat madu langsung diberitakan oleh Allah di dalam al-Qur’an
dan melalui petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam.
Keistimewaan lainnya, madu merupakan cairan yang dihasilkan dari
binatang yang mendapat ilham (petunjuk) dari Allah untuk melakukan
perbuatan-perbuatan yang memberi manfaat bagi manusia. Hal ini sebagaimana
dijelaskan oleh Ibnu Qoyyim Al Jauziyah bahwa lebah merupakan binatang yang
paling banyak manfaat dan barakahnya.
Allah berfirman:
dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di
bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin
manusia",
kemudian
makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang
telah dimudahkan (bagimu). dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang
bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi
manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda
(kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.
Bila kita melihat kehidupan lebah, tidak ada perasaan yang muncul
kecuali rasa takjub. Bagaimana mereka membuat sarang, bagaimana mereka mengatur
tugas diantara mereka, bagaimana mereka menjaga sarangnya dari berbagai macam
bahaya, bagaimana mereka mencari bunga untuk bahan makanan, semua berjalan begitu
rapi dan sempurna.
Ini merupakan perwujudan dari ilham yang Allah berikan kepada
lebah. Yaitu mereka memiliki keistimewaan-keistimewaan yang tidak dimiliki oleh
binatang lain.
Bentuk ilham yang Allah berikan kepada lebah sangatlah banyak,
diantaranya:
Lebah mampu untuk membuat rumahnya di gunung-gunung, pohon-pohon,
atau pada tempat-tempat yang dibuat manusia khusus untuk mereka. Rumah lebah
sangat bagus, kokoh, dan tidak ada celah yang rusak sehingga musuh tidak bisa
masuk.
Dalam hal makanan, lebah bisa makan semua jenis buah dan bunga,
lalu menghasilkan madu sesuai jenis nektarnya.
Allah memberi kemudahan pada lebah untuk menempuh perjalanan yang
panjang dan berat, menyusuri lembah-lembah yang luas, gunung-gunung yang
menjulang, dan daratan yang ganas. Bahkan lebah bisa membawa sarang dan madunya
berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Lebah membuat tempat penyimpanan madu dengan bentuk heksagonal.
Sebuah bentuk penyimpanan yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk
geometris lain. Lebah menggunakan bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan
madu dalam jumlah maksimal dengan menggunakan material yang paling sedikit.
Para ahli matematika merasa kagum ketika mengetahui perhitungan lebah yang
sangat cermat.
Lebah menggunakan cara yang sangat menarik ketika membangun sarang.
Mereka memulai menbangun sel-sel tempat penyimpanan madu dari sudut yang
berbeda, seterusnya hingga pada akhirnya mereka bertemu di tengah. Setelah
pekerjaan usai, tidak nampak adanya ketidakserasian ataupun tambal sulam pada
sel-sel tersebut. Manusia tak mampu membuat pereancangan yang sempurna ini
tanpa perhitungan geometris yang rumit; akan tetapi lebah melakukannya dengan
sangat mudah. Subhanallah!!.
Tips – Menyimpan Madu
Tentu kita akan merasa sayang sekali jika madu yang kita miliki
rusak karena kita salah menyimpan. Madu sebenarnya makanan yang tahan lama dan
tidak akan rusak selama tahunan, bahkan pernah ditemukan madu Mesir yang sudah
berusia 5000 tahun dan kualitasnya masih baik. Yang membuat madu menjadi rusak
adalah kandungan air di dalam madu, dan sifat madu yang hidroskopis (menarik
air) sehingga membuat madu jadi gampang bereaksi dengan lingkungan sekitar atau
mengalami fermentasi.
Ada 3 (tiga) hal pokok dalam menyimpan madu:
1. Simpan di wadah
yang terbuat dari kaca, dan tertutup rapat. Jika menyimpan madu di wadah yang
mengandung logam atau plastik, ditakutkan asam pada madu akan bereaksi dengan
wadah dan menjadi racun jika dikonsumsi. Menutup wadah rapat-rapat untuk
mencegah madu menyerap uap air dari lingkungan (sifat hidroskopis), karena madu
sendiri sudah mengandung air sekitar 10-20% (standart FAO)
2. Simpan di
tempat yang kering, dengan suhu ruangan 10-27 derajat Celcius. Karena sifat
hidroskopis maka madu bisa menyerap uap air di lingkungan dan menyebabkan madu
terfermentasi dan menghasilkan alkohol. Menyimpan madu di lemari es bisa
menyebabkan madu menjadi beku dan merusak beberapa enzym penting yang berguna
bagi tubuh.
3. Hindarkan dari tempat yang terkena
cahaya matahari atau panas.
Madu apabila
terkena cahaya matahari atau panas secara langsung bisa membuat zat anti
bakteri menjadi rusak.
kami juga menjual madu asli Seribu Bunga untuk botol besar dan botol kecil gepeng. Anda dapat pesan melalui blog ini atau hubungi 085729762813. tks,
l



0 komentar:
Posting Komentar